Jakarta, 6 Mei 2026 – Konsumsi ikan hasil tangkapan dari perairan DKI Jakarta kembali menjadi perhatian setelah sejumlah dokter gizi mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak sembarangan memilih ikan untuk dikonsumsi sehari-hari.
Peringatan tersebut muncul karena kondisi beberapa wilayah perairan di sekitar Jakarta dinilai masih menghadapi tantangan pencemaran lingkungan yang berpotensi memengaruhi kualitas hasil laut, termasuk ikan yang ditangkap nelayan.
Dokter gizi menjelaskan bahwa ikan tetap merupakan sumber protein dan nutrisi yang sangat baik bagi tubuh karena mengandung omega-3, vitamin, serta mineral penting yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan.
Namun, masyarakat diimbau lebih cermat dalam memilih jenis ikan dan memastikan sumbernya berasal dari perairan yang aman serta memiliki kualitas lingkungan yang baik.
Menurut para ahli, pencemaran laut akibat limbah industri, sampah rumah tangga, maupun bahan kimia tertentu dapat memengaruhi kandungan zat dalam tubuh ikan apabila terjadi dalam jangka panjang.
Beberapa jenis ikan yang hidup di perairan tercemar berisiko mengandung logam berat atau zat berbahaya lain apabila kualitas lingkungan tidak terjaga dengan baik.
Meski demikian, dokter gizi menegaskan tidak semua ikan dari wilayah perairan DKI otomatis berbahaya untuk dikonsumsi. Faktor jenis ikan, lokasi penangkapan, hingga proses pengolahan juga sangat memengaruhi tingkat keamanan pangan tersebut.
Masyarakat disarankan membeli ikan dari sumber terpercaya serta memperhatikan kondisi fisik ikan sebelum dikonsumsi, seperti aroma, warna, tekstur, dan tingkat kesegarannya.
Selain itu, proses memasak yang benar juga dinilai penting untuk mengurangi risiko kesehatan akibat kontaminasi bakteri maupun zat tertentu yang mungkin terdapat pada bahan pangan laut.
Pengamat kesehatan lingkungan menilai kualitas perairan di wilayah perkotaan memang menjadi tantangan besar karena tingginya aktivitas industri dan kepadatan penduduk yang dapat memengaruhi kondisi ekosistem laut.
Karena itu, mereka menekankan pentingnya pengawasan kualitas lingkungan perairan secara berkala untuk memastikan keamanan hasil laut yang dikonsumsi masyarakat.
Di sisi lain, nelayan dan pelaku usaha perikanan berharap masyarakat tidak langsung khawatir berlebihan karena sebagian besar hasil tangkapan yang dijual telah melalui proses pengawasan dan distribusi yang diperhatikan kualitasnya.
Pemerintah daerah juga disebut terus melakukan pemantauan terhadap kualitas perairan dan keamanan pangan laut guna menjaga kesehatan masyarakat sekaligus mendukung keberlangsungan sektor perikanan lokal.
Para ahli mengingatkan bahwa pola konsumsi makanan sehat tetap penting dilakukan dengan memperhatikan variasi sumber protein dan memilih bahan pangan yang aman serta berkualitas.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai keamanan pangan, diharapkan konsumsi ikan tetap dapat memberikan manfaat kesehatan optimal tanpa menimbulkan risiko akibat pemilihan produk yang kurang tepat.





